Hallo... Namaku Claudia Ivona Widyaputri, biasa dipanggil Claudia. Saat ini usiaku 18 tahun, dan statusku adalah mahasiswi di salah satu universitas swasta di Semarang. Disini aku ingin bercerita sedikit tentang apa yang aku lihat dan rasakan mengenai cinta tapi beda, karena jujur saja, ini adalah pengalaman pribadiku. Saat ini aku dan dia memang menjalin suatu hubungan lebih dari sekedar teman, dan kami saling menyayangi satu sama lain. Aku membutuhkan dia dan sebaliknya juga begitu. Kami saling mengerti dan memahami, sehingga jarang sekali kami bertikai sekalipun mengenai hal-hal kecil. Namun diantara kebahagiaan yang kini kami nikmati, ada beribu kekhawatiran yang kami rasakan. Kami takut banyak pihak yang nantinya tidak menyetujui hubungan kami saat kami memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Sering aku bicara dalam hati, mengapa, mengapa, dan mengapa Tuhan menempatkan kami di keadaan yang seperti ini, keadaan dimana kami berbeda namun Ia satukan oleh cinta. Apa kami nantinya tidak boleh besama selamanya? Apa iya seperti itu? Mengapa mereka bisa seegois itu dan menginginkan kami berpisah hanya karena iman kami yang berbeda. Sedangkan kami sendiri tidak mempermasalahkan perbedaan ini, justru kami bahagia karena kami dapat saling melengkapi dan menjadikan hari-hari kami menjadi lebih berwarna. Tak jarang pula dibalik senyumku yang kutunjukkan padanya, ada beribu air mata yang ingin menetes namun selalu kutahan sekuat tenaga. Aku khawatir, aku takut, jika nantinya hanya aku yang masih kuat untuk memperjuangkan hubungan ini. Aku sangat takut jika nantinya dia menyerah di tengah jalan dan memilih wanita lain yang berkeyakinan sama dengan dia. Setiap malam di dalam doa selalu kusebut namanya, dan aku memasrahkan segala yang akan terjadi kepada sang empunya hidup. Biarlah semua terjadi menurut kehendakNya, bila aku terlahir untuknya dan dia untuk aku, kami akan disatukan suatu hari nanti, dan tugasku sekarang adalah mencintai dia dengan sebaik-baiknya. Dan aku mulai saat ini aku menyimpulkan bahwa "oleh karena itu Tuhan menciptakan cinta, agar yang berbeda bisa menjadi satu".


sedih baca artikelnyaa. tapi artikel ini sangat menginspirasi terlebih sekarang lagi musim cinta beda agama hehe.. terus berkarya
BalasHapusSemoga kalian bisa saling menguatkan. Dan artikel ini mengingatkan pada kita bahwa seberat apapun rintangan dan perbedaan antara kita, kalau ada usaha baik maka semua akan mungkin
BalasHapusTidak ada yg tidak mungkin. Tidak ada yg tidak bisa. Semua mungkin bisa terjadi atas kehendaknya. Selagi kita mau berusaha,berdoa, dan yakin kepada nya. Yakin Tuhan akan menyatukan kita dengan keadaan dan kondisi apapun. Kita memang berbeda tetapi ttp satu tujuan. Dan berhenti di tempat yg sama. Karena kita di satukan oleh CINTA.
BalasHapusTerima kasih cinta, mencintai dan dicintaimu adalah anugerah terindah dariNya yg selalu aku syukuri. Tidak peduli apa dan bagaimana keadaan kita, yg terpenting saat ini tugas kita adalah saling menguatkan dan sama-sama melakukan yg terbaik. Percayalah bahwa Tuhan melihat dan telah mempersiapkan rencana yg terindah untuk kita. Jangan pernah lelah mencintaiku, karena disini pun aku selalu belajar dan belajar mencintai semua yg ada di dalam dirimu. I love you.
BalasHapusKalian dipertemukan oleh cinta dan semoga nantinya pun dipersatukan pula oleh cinta. Keep fight together! God bless you both
BalasHapusKalian dipertemukan oleh cinta dan semoga nantinya pun dipersatukan pula oleh cinta. Keep fight together! God bless you both
BalasHapusHaaa aku prnh merasakannya. Semangat terus meskipun cinta dibatasi agama tp tunjukan bahwa perbedaan lah yg menyatukan^^
BalasHapusGod bless you both :)
BalasHapus