Tidak semua orang bisa melakukan hal-hal yang besar, namun setiap orang bisa melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Cinta yaitu ketulusan, kesabaran, dan tanpa berpura-pura. Cinta bukan datang dari materi, uang, ataupun harta, namun cinta datang dari kebersamaan di dalam segala kondisi, senang maupun susah. Dan cinta tidak membutuhkan alasan. Bila kita mencintai seseorang hanya karena kelebihan yang ia miliki, berarti itu bukanlah cinta, melainkan hanya sekedar mengagumi saja. Cinta yang sejati datangnya dari Tuhan sendiri. Cinta yang sejati tidak egois, tidak memaksakan kehendak, tidak menyakiti, sebaliknya cinta yang sebenarnya adalah mampu menerima segala keadaan orang yang kita cintai dan mencintai dia dengan sebaik-baiknya. Karena kita tidak pernah tahu akan jatuh cinta kepada siapa, kita juga tidak pernah tahu akan tempat dan waktunya, karena semua sudah digariskan olehNya. Mulailah sejak hari ini, melakukan segala sesuatu, mulai dari hal-hal kecil yang sering kali kita sepelekan sampai hal-hal yang besar, dengan cinta yang sebenarnya, dengan cinta yang luar biasa. Karena apapun bila dilandaskan oleh cinta, hasilnya pun akan jauh lebih baik, jauh lebih indah. :)
Minggu, 08 November 2015
Rabu, 04 November 2015
kita hanya berbeda tempat, namun dari atas sana Tuhan pun sepakat
Semarang, 4 November 2015
Hari ini aku menulis lagi. Bercerita sedikit tentang apa yang aku pikirkan mengenai salah satu kalimat yang ada di Alkitab ; "Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan oleh manusia" (Matius 19 : 6). Muncul berbagai gejolak dalam hatiku setelah membaca kalimat tersebut beberapa waktu yang lalu. Sebenarnya kalimat tersebut tertulis dalam sebuah figura yang tergantung di ruang doa di rumahku. Aku sering melihat dan membacanya, namun hari itu aku tertarik untuk lebih memahaminya. Karena kalimat tersebut merupakan kunci jawaban dari kebimbangan dan kekhawatiranku selama ini. Maaf, seperti sebelumnya topik yang ingin aku bahas masih sama, yaitu mengenai cinta tapi beda. Namun bila kemarin aku masih bertanya-tanya dan bimbang, kini aku mulai mendapat pencerahan. Kemarin aku sempat jatuh sakit karena sedikit stress akibat terlalu banyak pikiran, terlalu banyak yang aku cemaskan, yang jelas aku kurang pasrah terhadap apa rencana Tuhan. Tetapi sekarang, setelah membaca lagi dan memahami ayat tersebut, aku yakin dan percaya bahwa Tuhan mencintai aku. Ia menempatkan aku di keadaan yang seperti ini (cinta tapi beda) bukan untuk membuat aku bingung dan hidup dalam kekhawatiran, namun sebaliknya, Ia ingin aku membuktikan bahwa hanya oleh cinta yang benar-benar berasal dari Dia, tak akan ada satupun yang dapat memisahkan kecuali maut. Entah mengapa aku seyakin ini, aku hanya bisa berdoa dan terus melakukan yang terbaik. Seperti yang Tuhan Yesus ajarkan sendiri, yaitu cinta kasih kepada sesama manusia tanpa membedakan. Aku percaya kekuatan cinta itulah yang mengalahkan segala yang jahat. Bila Tuhan menghendaki, apapun bisa terjadi. Dan untuk kamu, seseorang yang aku sayang dan cinta, percayalah bahwa kita hanya berbeda tempat, namun dari atas sana Tuhan pun sepakat. <3
Langganan:
Postingan (Atom)

